Breaking News
Loading...
1.27.2015

Posted by :
Puisi Catatan malam. Mati yang sunyi, di sudut kota yang sepi Bergerumbul pohon-pohon jagung Membentang, menghiasi setiap sudut jalan-jalan kota ini Angin perlahan menyibak rambutku, yang terurai.

‎CATATAN MALAM

Alam seperti maya yang penuh rahasia
Mimpi mempengaruhinya, membawanya, memukaunya
Harapan menjulang di langit awan-awan tinggi
Berarak kabut menyelimuti kota mati

Bulan yang penuh warna, perlahan suram
Terselimuti kabut gelap, yang datang melingkari terangnya

Sayup-sayup terdengar lolongan serigala malam, yang membahana,
Menggetarkan suasana yang begitu sunyi

Malam mati yang sunyi, di sudut kota yang sepi
Bergerumbul pohon-pohon jagung
Membentang, menghiasi setiap sudut jalan-jalan kota ini

Angin perlahan menyibak rambutku, yang terurai
Ada serpihan dingin yang menusuk, menguliti tulang-tulangku
Aku terdiam,
Menatap hamparan kebun jagung yang bergerumbul
Memandang seakan tak ingin melepas mata ini,
Dari pohon-pohon gelap itu

Kegelapan yang membuat kedamaian hati,
Dan, ingin sekali aku menjadi pohon-pohon itu

Jam malam berdentang 2 kali,
Tandai waktu yang sudah larut
Aku disini,
Masih tetap berdiri mematung,
Tak sedikit pun beranjak

Tatkala terdengar dentangan lonceng malam,
"Aku tak ingin, menghiasi mimpi di malam ini."
Aku ingin sendiri,
Merenung setiap mimpi-mimpiku
Bersama keheningan malam,
Membawaku kekedamaian dalam sunyi,

Hati yang bertanya-tanya,
Berteriak ingin tahu,
Jawaban apa yang tersimpan?
Selalu, menjadi aku yang tak mengerti

HONY
Pelabuhan Ratu...2014

MENYAPA MALAM

Menunggumu di tengah pekat malam
Lirih kusebut namamu
Nyanyian syair kehidupan
Kapankah kiranya engkau datang
Aku pun tak kan pernah tau
Lewat manakah engkau akan datang
Mungkin lewat hembusan angin
Ataupun lewat cahaya surya dan rembulan
Semakin aku mengejar
Semakin hampa rasa di hati
Semakin aku merasa dekat
Maka sungguh engkau teramat jauh
Tersenyumlah untukku
Tersenyumlah demi aku

NUANSA MALAM

pintu tertutup
lewat lorong kegelapan
desah-desah napas dalam kedamaian
tergolek antara sisa hidup
dan perjuangan,
nuansa......
terpelanting dalam hening
siapa yang tahu
Kasih

SUARA ALAM

Begitu awan legam berkumpul
Ibarat tungku yang sedang mengepul
Berarakan menjadi satu gelap gulita
Turunlah kebumi dengan derasnya

Seiring kilat kaya setopan lampu
Gebyar gebyar ibarat mengeluarkan peluru
Petir menyambar-nyambar menggelegar
Memecah angkasa seakan bergetar

Angin ribut turut serta tak ketinggalan
Lampu juga mati tanpa meninggalkan pesan
Hanya dengan lilin kecil kumenunggu sebuah keberakhiran
Alloh senantiasa melindungi apa yang terjadi dengan suara alam.

MALAM

Malam itu indah
Gelapnya sembunyikan sunyi yang mengalir di parit parit gairah ber kesinambungan

Udara kosong menekuk bintang yang tak tau dan bisu
Tentang kami yang meredam kasak kusuk dan kelelahan

Tentang rajutan sinar rembulan yang mengangkasa dalam igauan dan mimpi kami

Malam itu melegakan
Hiruk pikuk pertemuan larut di lamunan sajak kami
Dan gelapnya malam tergantikan oleh nyala hangat tatapan kekasih kekasih kami..

Ketenangannya
Menjadi anugrah
Bagi pecandu do'a do'a..

Irawan_TgPandan Feb2015

SUARA MALAM

Malam1
Malam semakin larut
Suara malampun mulai kalut
Kelam gelap yang menyelimuti
Teriring sayup-sayup musik peronda mengiringi

Jarang-jarang terdengar suara menyeruak
Menggerang mengiang bau bensin minyak
Merdu merayu suara jengkerik melengking
Menambah malamku kini semakin hening

Sementara angin malam mulai menusuk tulang
Sepi senyap kurasa karena hawa dinginpun datang
Sesekali muncul suara pergi serta datang
Lalu lalang suara malam menyertai menambah garang

Burung malampun sudah mulai ambil ancang-ancang
Untuk mengintai mangsa di saat remang-remang
Sambil menyuarakan nyanyian malam sembari terbang
Malampun mulai kelam seiring rembulan temaram datang

-Bunda ashofi-

HAI MALAM

Ilalang yang menari dibawah remang rembulan…
Musik romantis mengalun dari bibir serdadu serangga…
Lembut angin membuai mimpi tentang dia…
Sungguh aku suka…

Pesona kunang bercanda memamerkan cahaya…
Deru air bergemericik saling bersahutan…
Seolah mereka sedang menceritakan kisah kita…
Sungguh aku suka…

Nyanyian alam ini, adalah nyanyian hati…
Memberi syair akan indahnya wajahmu…
Dan masih akan terdengar hingga seribu tahun lagi..
Sungguh aku suka…

Hai malam…
Teruslah bernyanyi…
Ceritakan kisah kami pada dunia…
Sunguh aku suka…

Malamku
Imam M. Alfatih

kemana kau malam..
ketika bulan dan bintang saling menyapa..
dan ketika gelap menghiasi kalbu..
temani aku wahai malam..

kini dimana kau malam..
angin selir tak menentu menjadi teman..
kala rasa tak bertemu riang..
tunggu aku wahai malam

masih adakah kau wahai malam..
insomnia pun masih menatap..
tak tentu bintang pun tertidur..
sudahlah..
hanya ucap lewat syair sendu..
sebelum malam benar menghilang

BINGKAI MALAM

..Kulihat bias lampu kota di atas bukit hayalku
.setelah aku terkucilkan dari geliatnya..pernah ada arsir arsir tipis kenangan sebentuk roman di sana..
"",masih terngiang deorama saat bersamamu
..saat masih terkibarnya panji panji asmara kita dengan hembusan kesetiaan..
..namun romantika tak semudah rumus matematika...
..bara arang cintamu tersaput hujan...tak sepanas dulu ato pun sehangat dulu...
...dan ahirnya ku sadar""

Kata setiamu hanya replika di dalam estalase egomu.

‪‎Merambah‬ Malam Bersama Bayangmu

Meniti pekat dalam hembusan angin malam
Senandung lirihpun meluruhkan rasa
Aku, kamu… Mungkin tak lagi tergapai oleh waktu
Namun penantian ini tetap tergapai oleh bayangan

Dan waktu tetap mencurah lewat detak jam
Dan kamu begitu saja melewatinya
Dan aku disini, sendiri, sepi…
Hanya bisa membayangi rautmu lewat gemintang..

Malam kian menjurang
Aku masih saja menggeluti bayangmu
Aku masih saja merangkulmu lewat bisikan malam
Sanggupkah kau merasakannya?

Tidurlah kekasihku

Dikala terang berganti malam
Kupu kupu pejamkan mata
Kunang kunang terangi maya pada

Bila raga telah letih berjalan
Tidur adalah salah satu tujuan
Untuk mendapat kan kedamaian

Tidurlah wahai kekasihku
Berselimut bulan dan bintang

Seiring dengan doaku
Semoga para malaikat surga
Menjaga lelapmu
Hingga pagi kembali menyambutmu.
-------------

Demikianlah puisi catatan malam. puisi malam yang lain selanjutnya Di sini. Simak/baca juga puisi puisi yang lain di blog ini. Semoga puisi di atas menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

Sekedar informasi Puisi-puisi yang ada di blog Pdkb sebagian bersumber dari status/karya member grup pdkb di facebook

Jika ada pembaca yang ingin berpartipasi puisi silahkan di kirim KE SINI
Dan Untuk berlangganan update Dari blog Puisi dan kata bijak ketikkan email anda di form di bawah ini :
icon

disqus comments

 
INFO KLIK