Skip to main content

Puisi Senandung Cangkir Biru

Puisi Senandung Cangkir Biru
Puisi Senandung cangkir biru. Seperti yang di ketahui, menurut kamus bahasa indonesia, pengertian senandung adalah nyanyian atau alunan lagu dengan suara lembut untuk menghibur diri atau biasa juga digunakan menidurkan bayi.

Senandung cangkir biru, bagaimana maksud dan maknanya dari judul, aga lebih jelas disiak saja puisi dibawah setelah ulasan ini, judul ini satu dari dua puisi di kesempatan ini, masing masing judulnya antara lain.
  1. Puisi senandung cangkir biru
  2. Puisi piss deh
Bagaiman makna di balik bait bait kedua puisi tersebut, agar lebih jelas silahkan di baca saja puisinya berikut ini.

PUISI SENANDUNG CANGKIR BIRU

Aku
masih di bawah langit biru
tak sedang nenggerutu
dan semestinya begitu
tanpa ragu

Masih kudengar pilu
senandung-senandung itu
manis bertalu
tentang rindu-rindu
rintihan awan kelabu, memagut semu

Aku
dan kamu
masih pun melagu
menopang dagu
di sudut bisu

Mungkin kini, perlu
tetesan madu
secangkir biru
hangatkan hatimu
hatiku

~ Anda Las 07.04.2016


PUISI PISS DEH!

Aku tak suka meringis
seperti ketika kuterjatuh dan menerjang sebuah batu hingga berdarah di pelipis
begitu pun sehingga kuterbilang egois
dan tak hiraukan saran, ide, dan ucapan manis
tapi seketika kubisa menangis
tatkala kesabaranku habis
seperti malam gerimis
mengguyur perdu dan daun pakis

Apa pun itu, merengek-rengek
tak jelas maunya seperti anyaman besek
hendaknya bukan 'tuk mewadahi hidangan empek-empek
hehe, jangan berpikir pendek
seolah diri tak pantas berhidung pesek
hingga mondir-mandir ke salon, hasilnya capek

Tetapi, kusuka dirimu manis
meskipun judesmu terkadang sʌdis
seperti ancaman lebah yang terganggu di daun gendis
menyengatku hingga meradang dan seketika terlanjur... piss!

~ Anda Las 07.04.2016



Terimakasi sudah menyimak puisi Senandung cangkir biru, piss deh, baca juga puisi-puisi Anda Las yang kami update di blog ini. Semoga puisi di atas menghibur dan bermanfaat, Jangan lupa di share puisinya, bila menurut anda menarik... Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya dengan label aneka puisi. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.